RAHASIA SUKSES DENGAN OXY
SUKSES DAN KESUKSESAN diadaptasikan dari berbagai sumber oleh RETNO HARTATI Dalam pemahaman bahasa Indonesia, sukses artinya berhasil, beruntung; sedangkan kesuksesan artinya keberhasilan; keberutungan. Tidak dapat dipungkiri bahwa, sejak masa lalu sampai sekarang, kesuksesan telah menjadi dambaan setiap orang; sekaligus berpengharapan bahwa hidup dan kehidupannya akan meraih hal tersebut. Dan jika ia mendapatkannya, maka akan merasakan serta menikmati hidup dan kehidupan yang lebih baik, bahagia, sejahtera, dan lain sebagainya; lebih baik dari sikon hidup dan kehidupan sebelumnya. Ada beberapa ciri khas sikon hidup dan kehidupan yang bisa dikategorikan sebagai kesuseksan; hal-hal tersebut, antara lain Finansial yang memadai, sehat, baik, dan cukup. Kondisi finansial yang memadai, sehat, baik, dan cukup, tidak selamanya bermakna mempunyai kelimpahan uang tunai, tabungan dan deposito di berbagai bank, saham, bahkan perhiasan, dan lai-lain. Tetapi, sikon keuangan yang mampu atau mencukupi untuk membiayai semua kebutuhan hidup dan kehidupan, sehingga tidak pas-pasan; tidak terbelit hutang; dapat membiayai kebutuhan pendiikan, kesehatan, serta rekreasi; sekaligus bisa bertindak karitatif atau amal kepada mereka yang membutuhkan pertolongan keuangan. Hubungan atau relasi yang baik dengan sesama Keluarga yang harmonis Seorang suami atau isteri yang sukses pada bidangnya, harus berdampak positif pada keluarganya. Ini juga bermakna kesuksesan sejati tidak bisa dipisahkan dari keharmonisan, kebagiaan, hubungan pada dan dalam keluarga (sumi-isteri-anak, bahkan semua isi rumah). Dasar utama seseorang berusaha dan bekerja adalah untuk keluarga. Oleh sebab itu, jika mendapatkan hasil kerja atau jerih payahnya; maka seharusnya hasil yang diperoleh itu diprioritas untuk membahagiakan orang-orang yang dicintai tersebut. Kesehatan yang baik dan prima Hasil kerja keras dan jerih payah berupa kecukupan finansial (bahkan berlebihan dan berlimpah), akan menjadi sia-sia, jika tak bisa menikmatinya. Menjadi sia-sia karena pemiliknya merana dan penyakitan akibat jerih payahnya. Oleh sebab itu, perlu menata finansial untuk membiayai serta mengatur gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat bukan berarti adanya ketersediaan berbagai jenis obat di rumah; melainkan menjaga serta mengatur pola konsumsi makanan dan minuman; adanya ruang dan waktu untuk istirahat dan rekreasi; ketenangan dan ketentraman diri; menghindari polusi, dan dan lain-lain. Nasehat seorang sufi asal Timur Tengah berkata, "uang dan kekayaan tidak berguna atau menjadi sia-sia, jika tubuh, roh, dan jiwa mu merana dan menderita." Dan dengan itu, menjadi nyata bahwa mencegah penyakit lebih baik daripada mengobat; biaya pengobatan biasanya ratusan kali lipat lebih tinggi dari upaya pencegahan. Kepribadian diri (pribadi) yang kokoh, tegar, kuat Kepribadian yang sukses biasanya terlihat pada tampilan diri yang dewasa secara psikhologis. Kedewasaan psikhologis seseorang, paling mudah nampak ketika ia berhadapan dengan handikap hidup dan kehidupan; ia akan mampu mengambil keputusan yang relatif tepat serta cepat. Kepribadian yang kokoh, tegar, kuat, biasanya mudah menyediakan bahunya untuk sandaran orang-orang putus asa; tangannya selalu siap meraih orang lain yang akan jatuh; tatapan matanya menyejukan dan mententeramkan hati yang bergejolak; suaranya menenangkan hati yang emosi dan panas, dan lain sebagainya. Spritualitas yang sehat, baik, dan bertumbuh Manusia diciptakan sebagai insan yang mempunyai kemampuan lebih dari cipataan-ciptaan lainya; tetapi sekaligus mempunyai keterbatasan. Manusia tidak bisa menyamai penciptanya; ia harus bergantung pada Tuhan, Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakaknya. Oleh sebab itu, ia menyadari diri bahwa sebagai insan yang beriman, ada kuasa Maha Besar di luar dirinya; kuasa yang melebihi apa dan siapa pun. Sang Maha Kuasa itu, yang mengendalikan segala sesuatu di / pada alam semesta termasuk hidup dan kehidupan manusia. Ia adalah Tuhan, Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa. Ia tak pernah menuntut apa-apa dari ciptaannya, selain ketaatan pada-Nya; taat pada kehendak dan firman-Nya. Ketaatan itu hanya bisa terlihat melalui hubungan dengan Dia melalui, ibadah doa, puji-pujian, serta ungkapan syukur. Serta, melakukan hal-hal baik dan terbaik dalam hidup dan kehidupan yang berdampak pada ketenangan, ketenteraaman, kebahagiaan. dan kesejahteraan kediri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Bahkan, spiritualitas yang baik itu, hanya bisa terlihat dengan jelas jika diwujudnyatakan pada hidup dan kehidupan sehari-hari, ketika berinteraksi dengan sesama manusia. Jadi, jika seseorang telah mencapai kesuksesan dna kebahagiaan, sebetulnya tak ada tempat baginya untuk melupakan Tuhan, Allah Yang Maha Kuasa, sumber kebahagiaan dan segala sesuatu. Spiritualitas yang baik melengkapi kesuksesan dan kebagiaan; namun juga mendatangkannya. Kabar baiknya, semuanya itu dapat anda raih dan peroleh melalui bisnis OXY! BISNIS Oxy, mampu membuka peluang untuk anda meraih dan memiliki sukses sejati, yang nampak pada hidup sehat, ketersediaan uang atau finansial yang sehat, keluarga tenteram, bahagia, berkecukupan, terpenuhinya semua biaya kebutuhan hidup dan kehidupan, ada kemampuan-ruang-waktu untuk rekreasi, kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga, pengembangan diri, hubungan sosial, membantu orang lain atau berbuat amal, bahkan bertumbuh secara kepribadian dan spiritual. Selamat menikmati sukses yang sejati. Banyak member Oxy mengalami hidup yang luar biasa dan mengalami sukses sejati. Selamat menikmati kehidupan yang terbaik! Selamat mengalami kemaksimalan hidup dan kehidupan.
Seorang nabi pada masa lalu, pernah berkata, "sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang dianggap hina dan membutuhkan pertolonganmu, maka kamu tidak melakukannya juga untuk Aku (Tuhan)." Sebetulnya, sang nabi inginkan agar orang-orang yang menyebut dirinya sukses, "tidak menyebut diri kita sukses, jika hanya memperkaya diri sendiri." Jadi, kesuksesan juga diukur dengan bagaimana memperdayakan diri sendiri sekaligus menolong orang lain; sehingga orang tersebut juga mencapai sukses. Mungkin saja sentuhan hati dan tangan amal kita hanya kecil atau tak seberapa, namun baginya merupakan pertolongan yang tak ternilai harganya. Sorang filosof pernah berkata, "kebahagiaan terbesarku adalah mampu membuat orang lain bahagia; kebahagiaanku adalah membahagiakan sesama, serta melihatnya bahagia dan menikmati kebahagiaan itu."

